Mudah Lelah, Gejala Penyakit Serius

Penulis : purwanti

Anda termasuk orang yang mudah sekali lelah hingga tak mampu melakukan suatu pekerjaan yang seharusnya Anda lakukan?. Kelelahan bisa jadi merupakan suatu gejala penyakit serius, menurut para ahli sebagian besar rasa lelah disebabkan oleh beberapa hal yang tidak Anda sadari. Kenali beberapa penyakit penyebab kelelahan seperti dikutip dalam situs WebMD.

1. Anemia

Masalah tersebut terjadi ketika pendarahan menyebabkan tubuh kekurangan hemoglobin (sel darah merah), zat besi yang ada pada darah membawa oksigen dari paru-paru ke bagian tubuh lain. Ketika jaringan lunak dan organ lain tidak mendapatkan cukup asupan oksigen bisa menyebabkan kelelahan.

Penyebab lain anemia termasuk pendarahan di dalam atau kekurangan zat besi, asam folic atau vitamin B12. Anemia juga bisa disebabkan oleh penyakit kronis seperti penyakit ginjal. Gejalanya bisa berupa rasa pusing, merasa kedinginan dan merasa emosional.

Untuk mengetahui diagnosa anemia, dokter Anda akan memberikan Anda tes darah. Perawatan biasanya terdiri dari suplemen zat besi (jika Anda kekurangan zat besi) dan menambahkan makanan kaya zat besi seperti bayam, brokoli dan daging merah.

2. Terlalu Banyak Kafein

Sebagian besar dari kita akan mengonsumsi kopi atau minuman jenis cola untuk meningkatkan energi, tetapi untuk beberapa wanita kafein dapat menyebabkan hal yang sebaliknya.

Dalam sebuah artikel yang dipublikasikan di jurnal US Pharmacist yang ditulis oleh W. Stephen Pray, PhD, RPh, melaporkan bahwa kafein merupakan perangsang, tapi jika Anda mengonsumsi terlalu banyak, akan menyebabkan hal yang tidak baik untuk kesehatan.

“Pada beberapa pasien, akan menyebabkan kelelahan jika dikonsumsi berlebihan,” kata Pray. Dan jika Anda

berpikir bahwa ini berarti Anda akan menambah jumlah asupan kafein untuk menghindari kelelahan, bukan itu masalahnya. “Beberapa usaha dilakukan untuk memecahkan masalah dengan menambah kafein untuk menghilangkan rasa lelah, tapi kafein membuatnya semakin buruk,” katanya.

Solusinya, kurangi asupan kafein dalam menu Anda seminimal mungkin. Bukan hanya mengurangi konsumsi kopi, tetapi juga coklat, teh, soda dan bahkan beberapa obat-obatan juga mengandungkafein dan bisa menyebabkan Anda kelelahan tanpa Anda sadari penyebabnya.

3. Kelenjar Tiroid yang kurang aktif

Berdasarkan data American Thyroid Foundation, pada usia 60 tahun sekitar 17 % dari keseluruhan wanita akan memiliki kelainan pada kelenjar tiroid dan sebagian besar tidak mengetahui hal tersebut. Penyebab yang paling umum, adalah karena kelainan autoimmune atau dikenal dengan istilah Hashimoto Thyroiditis.

Kondisi ini disebabkan karena kerusakan pada sel tubuh yang memproduksi thyroxin dan hormon lainnya yang dikeluarkan oleh kelenjar tiroid. ypothyroidism bisa menyebabkan metabolisme tibuh menjadi semakin lambat.

Tes darah diketahui sebagai T3 dan T4 dapat mendeteksi hormon kelenjar tiroid. Jika hormon ini rendah, maka hormon sintetis dapat membuat metabolisme Anda semakin cepat dan kondisi badan Anda akan menjadi lebih baik.

4. Infeksi Saluran Kemih (ISK)

“Tidak semua wanita mengenali dengan jelas gejala ISK. Beberapa gejala bahkan tidak dikenali, kecuali rasa lelah,” ujar Goldberg.

Dalam beberapa hal, ISK disebabkan oleh bakteri yang ditemukan di saluran kemih, kadang disebabkan karena cara membersihkan setelah buang air yang tidak higienis (yakni membersihkan dari depan kebelakang). Hubungan seksual dapat meningkatkan risiko tersebut, karena dapat menekan bakteri dari vagina ke uretra.

Jika dokter Anda mengatakan bahwa Anda terkena ISK, urin Anda akan diperiksa. Pengobatannya cepat dan mudah, dan biasanya menggunakan obat antibiotik yang ditelan. Dan mengurangi rasa lelah akibat ISK sekitar seminggu bahkan kurang.

5. Alergi Makanan

Ketika makanan yang seharusnya memberi kita energi, beberapa dokter percaya ada makanan yang membuat kita alergi. Berdasarkan tulisan Rudy Rivera, MD, yang menulis Your Hidden Food Allergies Making You Fat, bahkan makanan yang ringan pun dapat membuat Anda merasa mengantuk. Memakan makanan yang cukup berat makan Anda akan merasakan kelelahan terus menerus.

Jika Anda mencurigai bahwa makanan tersebut membuat Anda banyak menguap, mulailah dengan diet eliminasi, yakni dengan tidak lagi mengonsumsi makanan yang menyebabkan Anda mengantuk selama 10 hingga 30 menit mengonsumsinya. Anda juga dapat berkonsultasi dengan dokter mengenai tes makanan alergi atau melakukan tes dirumah seperti ALCAT, yang mungkin membantu Anda mengidentifikasi makanan.

6. Sleep Apnea

Jika Anda tidak mendapatkan tidur yang cukup, dapat dipastikan Anda mengalami kelelahan. Tapi apakah Anda menyadari bahwa Anda mendapatkan tidur yang cukup?, kondisi ini sering terjadi yang dikenal dengan Sleep Apnea.

Yakni gangguan tidur yang menyebabkan Anda sesaat berhenti bernafas, dan sering terjadi pada waktu tidur di malam hari. Setiap kali Anda berhenti bernafas, Anda akan terbangun cukup lama karena terganggu dengan kondisi tidur Anda. Petunjuk untuk Anda, tutur Goldberg, bahwa Anda mengalami kelelahan konstan tak peduli seberapa jam tidur Anda setiap malam.

Sleep Apnea disebabkan oleh jalan pernapasan Anda terganggu, sering terjadi pada wanita yang mengalami kegemukan atau obesitas. Mendengkur juga dapat menjadi tanda Sleep Apnea. Diagnosa dibutuhkan di dalam sleep lab, atau doktor spesialis peyakit sleep apnea.

Jika Anda memiliki Sleep Apnea, dokter Anda akan merekomendasikan untuk mengubah gaya hidup Anda, termasuk mengurangi makan dan berhenti merokok. Pengobatan medis termasuk alat atau obat yang dapat membuat jalan pernapasan Anda terbuka ketika Anda tertidur.

Pada kasus ekstrim, operasi dapat dilakukan untuk membuka jalur pernapasan tersebut. Selain itu, Sleep Apnea dapat meningkatkan risiko stroke dan serangan jantung.

7. Penyakit Jantung yang Tidak Terdiagnosa

Jika Anda mendapati diri Anda kelelahan setelah beraktivitas ringan, mungkin saatnya Anda mengkonsultasikan hal tersebut kepada dokter Anda tentang kemungkinan Anda terkena penyakit jantung.

“Tapi bukan berarti Anda harus panik ketika mendapati diri Anda tengah menguap,” kata Goldberg. “Untuk beberapa waktu, kelelahan bukan tanda awal penyakit jantung, dan biasanya terhubung dengan sesuatu hal yang kurang serius.”

Pada waktu yang sama, Goldberg mengatakan bahwa penyakit jantung menyebabkan banyak kematian pada wanita.

http://www.mediahidupsehat.com/?ar_id=MjY1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>