Author : ave

Gus Dur yang Saya Kagumi

Pada Desember 2005, sekitar 20 tokoh lintas agama (MUI, PGI, KWI, Walubi, PHDI, dan lainnya) berangkat menuju Beijing untuk melakukan dialog kerukunan beragama dengan tokoh-tokoh agama di Tiongkok. Saya, sebagai Sekretaris Umum PGI, dan Gus Dur, termasuk dalam rombongan itu. Sebelumnya, pengenalan saya dengan Gus Dur hanya dari jauh. Beliau tidak mengenal saya, tetapi beliau […]

Gus Dur Sebenarnya Sedang Tidur

Gus Dur, barangkali sebutan yang paling demokratis, paling bersahabat, sekaligus paling hormat dan paling hangat menggambarkan persaudaraan dengan tokoh yang luar biasa, yang menjila, sang pemilik nama. Semua mulut bisa menyebutkan nama Gus Dur, semua telinga mengerti siapa yang dimaksud, dan semua hati menaruh rasa kagum dan rasa hormat yang tinggi. Gus Dur menggambarkan semua […]

Dengan Mati, Gus Dur Abadi

Tunjukkan padaku seorang pahlawan, niscaya akan kutulis suatu tragedi,” ujar pujangga F Scott Fitzgerald. Di tengah gemuruh takbir dan derai isak tangis yang mengiringi kepergian KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), sebuah ode ditulis banyak orang di media dan jejaring maya yang menobatkannya sebagai pahlawan. Pahlawan adalah mereka yang berani mengubah tragedi menjadi jalan emansipasi. Seperti […]

Orang Besar, dari Mana Datangnya?

KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur wafat. Sebuah pertanyaan terlintas, dari mana datangnya orang besar? Tidak dapat dimungkiri, terlepas dari ragam kontroversi, Gus Dur itu orang besar milik bangsa. Gus Dur sudah jadi milik semua, termasuk kalangan minoritas, yang mengusungnya sebagai tokoh pluralisme. Gus Dur, oleh berbagai kalangan dengan sudut pandang masing-masing, merupakan sosok multiperspektif. […]

Feyerabend von Jombang

Saya tidak kenal secara pribadi dengan Gus Dur, tetapi saya mengaguminya walaupun tidak tanpa reservasi. Tokoh quirkology (> kelirulogi?) Jaya Suprana menyamakan Gus Dur dengan Sokrates. Itu ada benarnya sebab Gus Dur dan Sokrates sama-sama memiliki keberanian dan otonomi moral untuk berpihak kepada apa yang diyakini mereka sebagai kebenaran, apa pun risikonya. Gus Dur memang […]

Scroll to top