Komunitas Averroes Gelar Diskusi Perkuat Sistem Perlindungan dan Inklusivitas

Komunitas Averroes laksanakan diskusi informal bertema Membangun Sistem Perlindungan Internal Lembaga pada 13 Februari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Komunitas Averroes dan menjadi langkah awal organisasi dalam melakukan penataan kelembagaan sekaligus memastikan operasional berjalan secara inklusif.

Diskusi menghadirkan Slamet Thohari selaku Dewan Pakar Disabilitas serta U. Laila Sa’adah sebagai Ketua Bidang Perempuan, Anak, Disabilitas, dan Inklusi Komunitas Averroes. Keduanya membahas penguatan sistem perlindungan melalui pengenalan Protection from Sexual Exploitation, Abuse, and Harassment (PSEAH), Child Protection Policy (CPP), dan Disaster Risk Framework (DRF) sebagai fondasi penting dalam tata kelola organisasi modern.

Diskusi dilakukan sebagai upaya strategis untuk memperkuat struktur internal sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif tentang pentingnya perlindungan terhadap setiap individu di dalam organisasi. Melalui forum yang dikemas secara santai namun tetap substansial, para peserta dapat bertukar gagasan dan merumuskan langkah awal menuju implementasi kebijakan perlindungan yang lebih komprehensif.

“Penting sekali agar setiap aktivitas dan instansi memiliki dokumen PSEAH. Hal ini dimaksudkan untuk mengurangi dan mencegah risiko penyalahgunaan kuasa. Yang memiliki kuasa seharusnya melayani dan melindungi, bukan malah sebaliknya. Karenanya, penting agar Averroes memiliki SOP PSEAH,” ujar Lila.

Sementara itu, Slamet Thohari menjelaskan urgency agar Averroes juga dokumen kebijakan mengenai CPP dan DRF. “Dalam setiap aktivitas atau program yang dilakukan perlu untuk mempertimbangkan segala aspek aksesbilitas dan inklusivitas. Mengapa? Karena siapapun bisa datang dari berbagai latar belakang dan kondisi. Disinilah pentingnya keberadaan dokumen SOP CPP dan DRF,” terangnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Komunitas Averroes berharap dapat menciptakan budaya organisasi yang profesional, inklusif, serta berorientasi pada keselamatan dan kesejahteraan bersama. Inisiatif ini juga menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan organisasi dalam menghadapi tantangan sekaligus memperkuat kepercayaan antaranggota.

Kegiatan ini turut melibatkan Ketua Umum Komunitas Averroes, Wakil Ketua, serta Ketua Bidang Perempuan, Anak, Disabilitas, dan Inklusi dalam tahap persiapan. Kehadiran jajaran pimpinan menunjukkan keseriusan organisasi dalam membangun lingkungan yang aman, beretika, dan ramah bagi semua pihak.

Komunitas Averroes Gelar Diskusi Perkuat Sistem Perlindungan dan Inklusivitas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top