Kehidupan sosial dan kebangsaan berubah seiring waktu. Begitu pula kehidupan masyarakat. Di tengah perubahan yang cepat dan sering tak terduga, terdapat segolongan di antaranya yang mengalami situasi tidak beruntung. Tidak jarang hal tersebut diakibatkan karena kebijakan publik yang tidak adil, pengetahuan dan kemampuan memberdayakan diri yang lemah, perilaku kekuasaan yang manipulatif, demokrasi yang tidak berjalan sebagaimana mestinya, desakan aktivitas ekonomi yang tidak terkontrol dan berbagai sebab lainnya. Dalam situasi seperti ini, pemerintah tidak selalu bisa diandalkan untuk menolong kelompok-kelompok masyarakat tersebut.

Kehadiran organisasi non pemerintah dalam rangka mendampingi dan memperkuat kedudukan mereka sudah banyak diperankan dan memberikan kontribusi positif. Melalui serangkaian kegiatan yang terencana, terukur dan sistematis, dalam skala kecil maupun besar, keterlibatan organisasi sosial non pemerintah sudah banyak menciptakan perubahan. Perubahan kehidupan yang lebih adil, demokratis, dan seimbang. Bukan hanya di level keberdayaan diri, melainkan juga yang paling utama dan mendasar adalah dalam hal interaksi yang seimbang antara pemerintah dan masyarakat, antara kelompok yang kuat dan lemah, juga antara pemimpin dan rakyatnya.

Dalam ranah seperti itulah Komunitas Averroes berperan. Melalui visi dan misinya, perhatian utama terhadap berbagai isu kemanusiaan, toleransi dan demokrasi selalu menjadi garis pokok dalam semua tema kegiatan.  Keyakinan ini tumbuh sangat kuat mengingat hanya melalui semangat demokrasi, kemanusiaan dan toleransi, upaya menciptakan perubahan sosial yang lebih seimbang bisa terwujud.

Dalam rangka mendukung pelaksanaan visi dan misi tersebut, mustahil semua dilakukan oleh Komunitas Averroes tanpa kemitraan dari lembaga mitra lain. Justru melalui sinergi dengan beragam kelompok yang memiliki kesamaan visi itulah semua bisa diwujudkan dengan semangat kesetaraan. Beragam hambatan yang ditemui di lapangan bisa mendapatkan solusi dengan cepat.

Komunitas Averroes (Akte Notaris H. Chusen Bisri, S.H.  tanggal 28 Agustus 2015), sebelumnya merupakan perkembangan dari lembaga bernama Yayasan Averroes (Akte Notaris H. Chusen Bisri, S.H. Nomor 16, Tanggal 13 November 2001) dan Averroes Community (Akte Notaris H. Chusen Bisri, S.H. Nomor 16, tanggal 16 Juni 2007), hadir di tengah masyarakat dalam rangka ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa. Didirikan oleh anak-anak muda kreatif dan bersemangat tinggi, hingga kini Komunitas Averroes masih digerakkan dan dikelola oleh kaum muda yang kepedulian sosial tinggi untuk menciptakan perubahan ke arah yang lebih baik, demokratis, berkemanusiaan, setara dan seimbang.

Komunitas Averroes memiliki semangat “Membangun Wacana Kritis Rakyat.” Arti dari slogan ini adalah bersama-sama dengan masyarakat dan kemitraan lembaga terkait untuk mewujudkan tata kehidupan yang lebih baik. Dalam konteks ini juga tersirat makna untuk bersama-sama mencari solusi atas berbagai masalah yang ada. “Wacana Kritis” bermakna kesadaran dalam pemikiran masyarakat yang cerdas dan berpedoman pada nilai-nilai universal kemanusiaan serta aturan undang-undang yang berlaku.