SELAIN berbekal surat kuasa orangtua Ponari, pengacara Achmad Rifai juga mengantongi selembar surat pernyataan bermaterai Rp 6.000. Surat ditandatangani Ponari. Surat pernyataan itu menggunakan kop Achmad Rifai & Associates.

Bunyi surat pernyataan Ponari selengkapnya adalah sebagai berikut:

Yang bertanda tangan di bawah ini, saya
Nama: Ponari
Umur: 9 tahun
Tempat/Tanggal Lahir: Jombang 6 Juli 2000
Alamat: Desa Kedungsari, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang.

Dengan ini menyatakan bahwa saya sangat berkeinginan besar untuk mengobati siapapun juga yang berikhtiar dalam mencari kesembuhan dari penyakitnya, dan semoga Allah, Tuhan yang Maha Kuasa dan menyembuhkannya. Demikian surat ini saya buat dengan sebenarnya. Terima Kasih.

Dalam surat pernyataan itu tercantum juga nama enam saksi, lengkap dengan tanda tangan. Mereka adalah Achmad Rifai, Muhammad Nadjib, Nurwachid, Moh Anang B, Suparman dan Mulyono. (sutono)

sumber: http://regional.kompas.com/read/xml/2009/03/11/10100525%20/ini.dia.surat.dari.ponari

2 Replies to “Ini Dia Surat dari Ponari”

  1. kasus Ponari adalah bukti bahwa masyarakat Indonesia memiliki kearifan lokal untuk menyelesaikan persoalannya..tidak perlu berkiblat cara pengobatan ke negara modern yg blm tentu bs menyembuhkan..tp biaya mahal..dari mana masyarakat punya ongkos ?

  2. Dear Forum,
    Sulit ya “menerima” pernyataan tertulis seorang anak umur 9 tahun.
    Pertama, kalo dari kacamata hukum, emang umur segitu bisa membuat statemen yang mewakili dirinya ?! Untuk mengurai “kebenaran” mungkin psikolog yang bisa menganalisis, dibuat dalam keadaan “sadar” atau “tertekan psikologis “.
    Kedua, meskipun seandainya tidak ditemukan “rasa tertekan” dalam diri ponari … apakah secara psikologis tidak mengganggu perkembangannya ke depan ?!

    Rgds,

    Thomas

Leave a Reply to Suhirmanto Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *