Di era ini, teknologi berkembang pesat baik teknologi komunikasi maupun informasi, sehingga tanpa disadari sudah mempengaruhi setiap aspek dalam kehidupan manusia. Perkembangan teknologi yang semakin canggih memberikan suatu perubahan besar dalam komunikasi yang dilakukan oleh masyarakat di era modern.  Teknologi komunikasi yang semakin modern, sangat memudahkan manusia untuk berinteraksi dan bersosialisasi dengan menggunakan teknologi internet. Teknologi telah dapat digunakan oleh manusia untuk mempermudah melakukan apapun tugas dan pekerjaan. Peran penting teknologi inilah yang membawa peradaban manusia memasuki era digital.

Teknologi digital telah mengubah cara manusia dalam berkomunikasi, bertindak, dan mengambil keputusan. Aktivitas pemasaran pun tak lepas dari pengaruh teknologi digital. Istilah pemasaran berbasis digital (digital marketing) telah mengalami evolusi dari awalnya kegiatan pemasaran barang dan jasa yang menggunakan saluran digital hingga pengertian yang lebih luas yaitu proses memperoleh konsumen, membangun preferensi konsumen, mempromosikan merek, memelihara konsumen, dan meningkatkan penjualan.

Sosialisasi strategi digital marketing dalam bentuk pemanfaatan media sosial sangatlah penting karena dapat memberi pengetahuan kepada para pelaku UMKM mengenai cara maupun tahapan dalam memperluas jaringan konsumen melalui pemanfaatan media sosial ataupun digital platform lainnya dalam memasarkan produknya sehingga dapat meningkatkan keunggulan bersaing bagi UMKM itu sendiri.

Alasan terbesar dari bisnis berbasis teknologi adalah tawaran efisiensi dan efektivitas yang dibutuhkan di era kini. Dunia yang serba cepat dan instan mau tidak mau juga membuat pelaku UMKM harus beradaptasi secepat mungkin. Perilaku konsumsi pasar yang bergeser dari kepercayaan terhadap produk dari mulut ke mulut menjadi jumlah rating tentunya membutuhkan seperangkat alat dan strategi untuk dilengkapi para pelaku UMKM.

Branding dan Marketing Sebagai Ujung Tombak

Branding adalah pencitraan dari produk baik itu produk dalam bentuk barang maupun jasa dan branding juga bisa diartikan sebagai sesuatu yang dapat dilihat oleh konsumen secara langsung. Branding dapat menjadi pembeda antara produk kita dengan produk yang lain atau singkatnya sebagai “ciri khas”. Selain itu, branding juga dapat menjadi pengendali pasar, karena dengan branding kita menjadi tau target pasar kita.

Keberadaan branding adalah sesuatu yang penting karena berkaitan dengan seperti apa produk ingin dikenal oleh konsumen. Sehingga perlu bagi pelaku UMKM untuk menyesuaikan terhadap selera konsumen serta target pasar. Unsur-unsur branding terdiri dari beberapa unsur, diantaranya adalah nama merk, logo, tampilan visual (yang berkaitan dengan design produk, design kemasan serta design seragam), juru bicara (Co-founder, mascot dan tokoh perusahaan), suara (ikon, bunyi, nada dan lagu), dan kata-kata (seperti tagline, slogan dan jingle).

Selain branding, marketing juga menjadi hal penting yang perlu digarisbawahi. Berbeda dengan branding, marketing fokus pada bagaimana upaya dan strategi yang dilakukan untuk menjual produk. Dahulu, marketing banyak dilakukan dengan menyebarkan selebaran, brosur atau katalog kepada masyarakat umum. Kini hal tersebut bukannya salah, namun kurang efektif. Marketing lebih efektif bilamana dilakukan dengan membuat konten (foto, flayer, poster atau video) yang diunggah pada platform-platform media sosial.

Ada banyak platform digital yang bisa dijadikan sebagai media untuk marketing atau memasarkan produk diantaranya adalah Tiktok, Instagram, Facebook dan Youtube. Masing-masing dari platform ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Menurut berbagai sumber, Instagram lebih efektif dan target pasarnya anak-anak muda dengan ekonomi menengah keatas. Sedangkan, Facebook untuk target pasar menengah kebawah dan para orang tua. Karenanya, pemilihan jenis media sosial juga perlu dipertimbangkan sejalan dengan produk yang dipasarkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *